Tata pamong adalah suatu sistem yang dapat menjadikan kepemimpinan, sistem pengelolaan dan penjaminan mutu berjalan secara efektif di dalam universitas/institusi yang mengelola program studi. Hal-hal yang menjadi fokus di dalam tata pamong termasuk begaimana kebijakan dan strategi disusun sedemikian rupa sehingga memungkinkan terpilihnya pemimpin dan pengelola yang kredibel, transparan, akuntabel bertanggung jawab dan menerapkan prinsip-prinsip keadilan.

Organisasi dan sistem tata pamong yang baik (good governance) mencerminkan kredibilitas, transparansi, akuntabilitas, tanggungjawab dan keadilah Fakultas/Sekolah Tinggi dalam mengelola  program studi.

Tata Pamong di Universitas Bina Darma telah dapat mewujudkan sistem yang berjalan secara efektif, sesuai dengan prinsip Good University Governance (GUG). Adapun yang menjalani terwujudnya GUG ini adalah unit pelaksana tata pamong dibantu dengan perangkat pendukungnya guna mewujudkan sistem tata pamong yang terpadu.

Aspek Kredibel

Pemilihan setiap pemimpin dilakukan mengunakan Merit System yaitu mempromosikan dan memilih seseorang untuk dijadikan pimpinan berdasarkan kualitas, prestasi serta kemampuannya dalam menyelesaikan pekerjaan. Proses pemilihan melalui Merit System ini dapat dilihat pada SK Rektor No : 0015.b/SK/Univ-BD/2002, sehingga kebijakan dan strategi yang diterapkan dalam pemilihan Dekan adalah dengan memperhatikan aspek-aspek kompetensi, kemampuan psikologis, integritas, dan kepemimpinan yang bersangkutan.

Aspek Transparan

Dicerminkan dalam sikap para pimpinan di Universitas Bina Darma yang menerapkan prinsip keterbukaan dalam setiap penyelenggaraan kegiatan atau program kerja. Bentuk keterbukaan ini dapat dilihat dengan diadakannya rapat kerja fakultas sebelum tahun anggaran yang melibatkan pimpinan program studi. Tujuan rapat kerja ini adalah penyusunan program kerja fakultas beserta anggaran biayanya. Dokumen hasil rapat kerja ini dijadikan pedoman oleh fakultas dalam melaksanakan kegiatannya dan setiap tingkat keberhasilan dapat diukur dan dievaluasi.

Aspek Akuntabilitas

Aspek akuntabilitas dicerminkan melalui pertanggungjawaban atas kinerja Dekan. Pada setiap akhir suatu program kerja, pimpinan dalam hal ini dekan diminta untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan dan mempresentasikan laporan tersebut dihadapan pimpinan yang berada di atasnya.

Bertanggungjawab

Dekan Psikologi secara rutin setiap tahun memaparkan rencana kerja tahunan dan mempertanggungjawabkan program kerja yang telah dipresentasikan serta ditetapkan dalam rapat kerja pimpinan. Apabila pimpinan berhalangan melaksanakan tugas rutin maka tugas tersebut didelegasikan kepada orang yang memang dianggap pantas untuk mengemban tanggungjawab tersebut.

Aspek Keadilan

Aspek keadilan tercermin pada penerapan keseimbangan dalah hak dan kewajiban semua dosen. Dekan wajib berlaku adil terhadap dosen di lingkungan fakultasnya. Hal tersebut tergambar dengan memberikan informasi yang luas kepada seluruh dosen dan memberikan peluang yang sama bagi semua dosen.